Pilot Digrebek Satnarkoba Bersama Dua Wanita Lainya

0
246
Pilot Digrebek Satnarkoba Bersama Dua Wanita Lainya

Penangkapan pilot Lion Air, MS (48) di Hotel T-More Kupang, Senin (4/12/2017) oleh anggota Satnarkoba, Kupang Kota karena memiliki Obat Shabu-sabu, serta menyeret dua wanita cantik.

Siapa wanita cantik itu?
Setelah menyeret kedua wanita muda ini setidaknya diketahui dari foto-foto yang tersebar.

Photo capture dari MS dan foto dua wanita cantik beredar bersamaan.
Ada sembilan foto yang didapat, termasuk foto bukti dan kartu identitas (identifikasi).

Dari foto-foto yang diterima, diketahui lokasi pemotretan semuanya ada di kamar hotel.
Foto MS ada tiga, salah satunya dia duduk di tempat tidur.

Di foto ini, wajah MS sangat jelas Kacamata MS, mengenakan kaus biru dengan dada tertulis IRONMAIDEN, jeans gabungan Mengenakan kemeja lengan pendek membuat tato di lengan kirinya terbuka.

Ada juga foto MS yang duduk di kursi, dikerumini jumlah pria yang dicurigai polisi.

Berikutnya adalah gambar wanita cantik yang mengenakan kaos hijau dengan celana jins hitam.
Ada foto lain dari wanita yang sama, duduk di tepi ranjang.

Mengenakan kaus tanpa lengan hitam, paha berlutut ditutupi selimut putih, ia terlihat menarik sesuatu dari tas tangan Wajah wanita berambut lurus ini persis sama dengan foto di KTP yang juga beredar.

KTP dengan logo maskapai Lion Air terdaftar nama wanita (MM) dan nomor anggota 52127 ***.
Pada KTP juga terdaftar bulan dan tahun (Juli 2019), diduga keberiannya validitas KTP.
Wanita lain, terlihat jelas di foto lain. Rambut lurus, memakai lengan panjang tapi berguling menjadi dua.
Motif garis vertikal dipadu jeans dengan aksen sobek pada lutut dan paha.

Wajah wanita itu juga sama dengan foto di KTP yang terpencar. Pemilik kartu identitas adalah OS dengan nomor anggota 170 ***. Masa berlaku kartu identitas April 2021.

Pada setiap kartu ID yang beredar, foto dua wanita cantik berpakaian batik merah, mirip dengan seragam pramugari pesawat Lion Air.

Kepala Polisi Kota Kupang AKBP Anthon Nugroho mengatakan Lion Air, pilot MS ditangkap karena memiliki sejenis obat tipe sabu dengan berat 0,57 mg M ditangkap di T-More Hotel Kupang pada Senin malam.

“Kami menangkap pilot maskapai penerbangan pada pukul 21:05 Kami tertangkap basah dengan bukti shabu seberat 0,57 mg,” kata Anthon Nugroho saat jumpa pers di Mapolres Kupang Kota, Selasa (5/12/2017) siang.

Menurut Anthon Nugroho, saat ditangkap MS sendiri di kamar nomor 205.”Pada saat penyerbuan itu, ada yang sendirian di ruangan itu,” katanya.

Anthon Nugroho menjelaskan bukti yang diamankan polisi, alat pengisap bong, pemantik gas hijau dan pemantik gas biru dengan jarum.

Selain itu, empat sedotan plastik, satu semprotan penutup, satu hape blaupunkt merek abu-abu dan sebotol label hitam merek.

Anthon Nugroho mengatakan, MS mengaku hanya sekali menggunakan shabu-shabu.
MS mendapatkan shabu-shabu dari Tanggerang.

Saat ini MS ditahan di Polda Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

MS menyetujui pasal 112 subsider 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2006 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling sedikit 12 tahun penjara.

Anthon Nugroho juga membantah menahan MS saat sedang bersama wanita cantik.

Dia menyebutkan ada kru kabin tapi berada di ruangan yang berbeda.
“Beberapa wanita yang kru kabin tidak ada di ruangan yang dimaksud,” katanya.
Kembali ditemui Rabu (6/12/2017), Anthon Nugroho mengungkapkan ada empat awak kabin wanita yang diamankan saat menahan MS.
Status mereka masih sebagai saksi.

“Kru kabin diperiksa sebagai saksi, sama seperti saat berada di tempat di mana salah satu orang mendapat masalah, kami secara otomatis diperiksa. Jika berada di tempat yang salah saya juga akan diperiksa,” kata Anthon Nugroho.

Dia menjelaskan, keempat awak kabin tersebut dibawa ke kantor polisi Kupang Kota untuk diinterogasi.
Namun mereka dilepaskan karena hasil tes urine negatif dari Narkoba.

Anthon Nugroho menyesalkan laporan media bahwa pilot MS ditangkap saat berada bersama seorang wanita.